Showing posts with label Debian. Show all posts
Showing posts with label Debian. Show all posts

Thursday, June 23, 2011

KONFIGURASI DNS SERVER pada DEBIAN-5

  1. Buka terminal dan masuk sebagai root atau super user dengan cara ketik su pada terminal dan masukkan password super user atau root.
  2. Masukkan DVD Debian 5 kemudian tentukan resource penginstalan dengan perintah : apt-cdrom add.
  3. Install paket bind9 dengan mengetikkan perintah : apt-get install bind9, seperti gambar 1.
  4. Gambar 1
  5. Backup file named.conf pada direktori /etc/bind/ menjadi file named.conf.bak pada direktori yang sama dengan perintah : cp /etc/bind/named.conf /etc/bind/named.conf.bak.
  6. Salin file db.local untuk konfigurasi foward nama domain kita dan db.127 untuk konfigurasi reverse nama domain kita yang berada pada direktori /etc/bind/ dengan perintah :
    cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.anas dan
    cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.anasreverse
    .Disini penulis menggunakan nama domain anas.com .
  7. Kemudian konfigurasi file db.anas dengan perintah : nano /etc/bind/db.anas Pada kotak dialog ini tambahkan subdomain untuk nama domain anas.com yaitu www, mail dan 8 seperti gambar 2, untuk keluar dari editor nano tekan ctrl+x kemudian tekan y untuk keluar dan simpan perubahan atau n untuk keluar tanpa menyimpan kemudian tekan enter.
    Gambar 2
  8. Kemudian konfigurasi file db.anasreverse dengan perintah : nano /etc/bind/db.anasreverse seperti gambar3.
    Gambar 3
  9.  Konfigurasi file named.conf dengan perintah : nano /etc/bind/named.conf, tambahkan perintah seperti gambar 4.
    Gambar 4
  10. Konfigurasi file resolv.conf pada direktori /etc/ dengan perintah : nano /etc/resolv.conf 
    setting domain sesuai dengan nama domain kita, search sesuai nama domain kita dan nameserver sesuai dengan IP yang kita gunakan sebagai IP server seperti gambar 5.
    Gambar 5
  11. Kemudian restart bind9 agar bisa membaca file yang baru saja kita konfigurasi tadi dengan perintah : /etc/init.d/bind9 restart.
  12. Kemudian kita cek keberhasilan konfigurasi DNS server yang baru kita buat dengan perintah : dig anas.com seperti gambar 6.
    Gambar 6
  13. Kemudian cek konektivitas terhadap DNS yang baru saja kita buat dengan mengetikkan perintah pada terminal : ping anas.com seperti gambar 7.
    Gambar 7
    Cek juga konektivitas terhadap subdomain yang telah kita buat tadi yaitu: www, mail dan 8.
    ping www.anas.com seperti gambar 8.
    Gambar 8
    ping mail.anas.com seperti gambar 9.
    Gambar 9
    ping 8.anas.com seperti gambar 10.
    Gambar 10
    Alhamdulillah, sekarang kita telah sukses mengkonfigurasi DNS Server.

KONFIGURASI WEB SERVER dan VIRTUAL HOST pada DEBIAN 5

Untuk proses penggunaan Web Server penulis menggunakan Apache Web Server. Apache adalah Web Server yang dapat dijalankan di banyak Operating System (UNIX, Linux, Windows) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas ini adalah HTTP.
Langkah - langkah konfigurasi Web Server :
  1. Buka terminal dan masuk sebagai root atau super user dengan cara ketik su pada terminal dan masukkan password super user atau root.
  2. Masukkan DVD Debian 5 kemudian tentukan resource penginstalan dengan perintah : apt-cdrom add.
  3. Install paket apache2 dengan mengetikkan perintah : apt-get install apache2, seperti gambar 1.
    Gambar 1


  4. Kemudian tekan "Y" dan tekan enter untuk meneruskan instalasi Apache2 seperti gambar 2.
    Gambar 2

  5. Apache2 telah berhasil kita install untuk mengujinya kita dapat membuka Web Browser dan ketikkan localhost atau nama domain yang telah kita buat pada address bar browser. Apabila instalasi Apache2 berhasil maka akan terlihat hasilnya seperti gambar 3.
    Gambar 3

  6. Untuk mendukung web page yang berekstensi PHP dan kernel agar dapat membaca maupun compile file yang nantinya akan berekstensi PHP maka kita harus menginstall paket php5. Install php5 dengan perintah : apt-get install php5 libapache2-mod-php5 php5-cli php5-common php5-cgi seperti gambar 4.
    Gambar 4

  7. Setelah selesai proses instalasi php5, restart apache2 dengan perintah : /etc/init.d/apache2 restart.
  8. Buat halaman index pada DocumentRoot yang berada pada direktori /var/www/ dengan perintah : nano /var/www/index.php, kemudian masukkan kode php pada kotak dialog seperti gambar 5.
    Disini penulis ingin menampilkan halaman phpinfo() pada domain anas.com.
    Gambar 5

  9. Cek pada browser apakah nama domain yang kita buat tadi sudah dapat menampilkan halaman phpinfo() yang telah kita buat pada file index.php seperti gambar 6.
    Gambar 6

  10. Untuk membuat VirtualHost yang harus kita lakukan adalah membuat direktori dimana nantinya akan ditempatkan file - file yang dibuat untuk membuat tampilan suatu halaman subdomain yang berbeda dari halaman domain kita.
    Misal kita ingin membuat direktori 8 pada direktori /home/alan/ perintah yang digunakan : mkdir /home/alan/8.
  11. Buat file php di dalam direktori tersebut misal index.php dengan perintah : nano /home/alan/delapan/index.php
  12. Tambahkan konfigurasi VirtualHost pada file default yang berada pada direktori /etc/apache2/sites-available/ dengan perintah : nano /etc/apache2/sites-available/default. Tambahkan kode berikut pada akhir dokumen seperti gambar 7 :

    ServerAdmin admin@anas.com
    ServerName 8.anas.com
    DocumentRoot /home/alan/delapan
    Gambar 7

  13. Kemudian kita restart apache2 dengan perintah : /etc/init.d/apache2 restart.
  14. Setelah itu kita cek pada browser halaman subdomain kita apakah sudah sesuai dengan yang kita konfigurasi pada VirtualHost yang baru kita tambahkan seperti gambar 8.
    Disini penulis menggunakan subdomain 8.anas.com.
    Gambar 8
    Alhamdulillah, sekarang kita telah sukses mengkonfigurasi Web Server dan VirtualHost.

KONFIGURASI IP pada DEBIAN 5


Pertama kali yang harus kita lakukan untuk mengkonfigurasi IP adalah :
Buka terminal dan masuk sebagai root atau super user dengan cara ketik su pada terminal dan masukkan password super user atau root.
Kemudian edit file interfaces yang berada di direktori /etc/network/.
Apabila kita menggunakan editor nano ketikkan pada terminal : nano /etc/network/interfaces, seperti gambar 1.
Gambar 1


Setelah itu akan muncul kotak dialog dan ketikkan konfigurasi IP pada kotak dialog tersebut, tambahkan teks untuk pengalamatan IP pada interface eth0 seperti gambar 2.
Disini penulis menggunakan IP 192.168.1.1 dan Netmask  255.255.255.0
Gambar 2

Untuk keluar dari editor nano tekan ctrl+x kemudian tekan y untuk keluar dan simpan perubahan atau n untuk keluar tanpa menyimpan perubahan kemudian tekan enter.
Setelah itu restart network dengan mengetik : /etc/init.d/networking restart.
Lihat hasilnya dengan perintah ifconfig seperti pada gambar 3.
Gambar 3
Pada gambar diatas interface eth0 dengan alamat IP 192.168.1.1 dan Netmask 255.255.255.0 telah terassign.
Alhamdulillah, sekarang kita telah sukses mengkonfigurasi IP pada Linux Debian 5.

Tuesday, June 7, 2011

Cara Mengistal Debian

  1. Masukan DVD debian lalu RESTART PC/Laptop
  2. Tekan Spasi untuk masuk ke MENU Debian seperti gambar d bawah ini seletak itu pilih Install:

 3.  Selanjutnya Pilih Bahasa untuk install: Pilih English

 4. Setelah kita memilih bahasa untuk mengistal debian, selanjutnya kita pilih tempat/ lokasi kita pilih Other klau untuk indonesia 

5. Selanjutnya Pilih Asia karena kita berada di benua ASIA
 
 6. Setelah kita memilih benua selanjutnya kita akan memilih tempat kita berada yaitu Indonesia

 7. Setelah memilih negara kita akan memilih untuk bahasa keyboard langsung saja tekan enter

 8. Langsung tekan enter saja:

 9. Kita isikan hostname: hostname ini kita isikan sesuai keinginan kita

 10. setelah mengisi Hostname di menu berikutnya kita pilih Menu Jakarta lalu Enter

11. Selanjutnya kita pilih Manual untuk memartisi yg kita mau..
 12. Setelah memilih manual maka akan keluar tampilan seperti di bawah ini: lalu kita pilih SCSII lalu enter

13. Setelah kita memilih SCSII. Maka akan kluar pemberitahuan untuk mengecreate partisi baru
Pilih Yes Lalu enter

14. Lalu setelah kluar tampilan dibawah ini. Selanjutnya kita Free Space lalu enter
15. Lalu pilih Create a New Partition lalu Enter
16. Partion Pertama kita beri 2 GB/ 2048 MB Lalu enter
17. Setelah kita menentukan ukuran partition. Lalu kita pilih Logikal dan Enter
18. Setelah menentukan type partition. Selanjutnya kita pilih End untuk mengakhiri lalu Enter

19. Setelah itu kita akan menyetting pastition. Pada Use ast  kita enter lalu kita ganti dgn SWAP AREA lalu Enter
Pilih Swap Area
20. Lalu pilih Done setting untuk mengakhiri menyeting partition ini
21. Selanjutnya kita akan membuat Partition Primary untuk Debian Langka-langkanya sama seperti yg tadi hanya sedikit yg d ubah
Pilih Create a New Partition 


Ukuran pada partition ini Langsung saja tekan Enter biarkan partition yg tersisa digunakan
22. Pilih Primary lalu Enter
23. Pada partition ini yg d setting hanya Bootable Flag kita ganti On lalu Enter
Lalu Pilih Done dan Enter

24. Selanjutnya kita akan menformat Partition Langsung saja pilih Yes lalu Enter

25. Lalu sekarang kita akan memasukkan Password Root disini password wajib di isi..

26. Lalu kita akan memberi nama partition. Setelah memberi nama lalu Enter
Langsung Enter saja pada menu ini
27. Setelah itu di menu ini kita akan memberi Password pada User
Password Wajib Diberi
Lalu Enter
28. Selanjurnya jika menemuhi Menu seperti di bawah ini langsung saja tekan Pilih No lalu Enter
29. Mirror Network jg anda pilih No lalu Enter
Sama di Menu ini kita Pilih No lalu Enter
30. Di Menu ini kita akan Me


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review